@@@@@#######***********@@@@!!!!$$$$$$$$……..
“Mi, percaya nggak kita bisa bicara dengan arwah orang mati?” tanya si embak sambil menyeterika.
Spontan saya jawab,”Ah enggak lah Mbak..!” Saya memang tidak percaya hal-hal begituan.
Si embak tersenyum penuh arti, lalu melanjutkan kata-katanya,”Aih Ummi, saya dulu juga enggak percaya, tapi saya teh sudah membuktikan sendiri..saya bisa bicara sama arwah adik saya yang udah meninggal. Makanya saya sekarang percaya!”
Giliran mata saya yang melotot,”Ah masak sih Mbak? Yang bener aja….”
“Eh Ummi ! Ini beneran, enggak bohong..saya ngalamin sendiri…”
Si embak bikin penasaran aja ya, maka saya pun menyimak baik-baik ceritanya sambil sesekali tersenyum dalam hati melihat keluguannya.
Begini nih ceritanya,
Suatu hari di jaman yang sudah modern ini, adik si embak sakit keras sekali. Selama sakit, si adik selalu memanggil-manggil nama si embak yang memang merantau jauh dari kampung halamannya ke kota pahlawan. Sampai si adik meninggal dunia, sang kakak masih belum berkesempatan menengoknya.
Selang beberapa waktu kemudian, si embak bersama keluarganya mudik lebaran. Selama di kampung halamannya, anak bungsunya yang masih balita menangis terus sepanjang malam. Bujukan apapun tidak mampu meredam tangisnya. Sebagaimana kebiasaan masyarakat di kampungnya, masalah ini ditanyakan si embak ke pak kyai-nya (kok enggak dibawa ke dokter ya atau psikiater, siapa tahu lagi sakit???).
Pak kyai bilang bahwa anaknya diganggu sama adiknya yang sudah meninggal. Tak dinyana pak kyai menawari si embak bicara dengan arwah adiknya yang sudah meninggal itu. Awalnya dia menolak ketakutan, namun setelah diyakinkan akhirnya di menerima tawaran itu. Maka sambil penasaran plus merinding sekujur badannya dia berdialog dengan sang adik yang udah meninggal. Arwah sang adik didatangkan dengan cara memasukkan arwahnya ke tubuh adik si embak yang masih hidup. Begitu arwah sang adik masuk, seketika itu pula tubuh adiknya yang masih hidup terkulai lemas. Dan dari mulutnya keluar suara laki-laki yang persis dengan suara adiknya yang sudah meninggal. Si embakpun jadi asyik “ngobrol” sama adiknya. Terakhir, sebelum menyudahi obrolannya, si embak berpesan ke sang adik,”Dik, anak teteh jangan diganggu ya? Kasian, nangis terus..teteh juga jadi nggak bisa tidur. Yaaaa??”
Sang adik menjawab,”Iya teh, abis saya kangen, pengen ngegendong….tapi dia tidak maueun. Siapa namanya teh? Si……ya?”
Sejak saat itu, anak bungsunya tidak pernah lagi menangis di rumah neneknya. Si embak percaya memang adiknya lah yang menjadi penyebab tangisannya. Selama di sana pun, dia merasa selalu ada yang mengikutinya dari belakang. Rasanya berat sekali. Pak kyai bilang adiknya kangen sekali sama dia (segitunya ya…kalo arwah lagi kangen..ngibrit terus…).
Sehari sebelum kepulangannya ke kota hiu dan buaya, si embak nyekar (tabur bunga di makam) adiknya sesuai permintaan ketika “dialog” dulu. Selama di makam, keponakannya nyeletuk,”Eh itu ada mamang lagi duduk di bawah pohon bambu”. Rupanya sang keponakan melihat mamangnya (pamannya/adik si embak) sedang duduk di dekat makam sambil menyaksikan “tamu-tamu”nya yang berkunjung sambil tersenyum (ihhh jadi merinding, syerem amat! Tapi setelah itu saya biasa lagi, mungkin karena ceritanya terlalu didramatisir dan suasana lagi sepi).
Malam harinya, si adik datang lagi ke kamarnya, melakukan kunjungan terakhir kepada si embak dan keluarganya ( buat obat rindu ‘kali ya…?). Lagi-lagi itu kata pak kyai yang sakti mondroguno.
Berangkat dari peristiwa itulah si embak bener-bener percaya arwah orang mati itu bisa diajak bicara, suka jalan-jalan alias gentayangan, bahkan meyakini setiap malam jum’at kliwon para arwah orang mati mendatangi keluarganya sehingga semua pintu dan jendela harus dibuka lebar-lebar pada malam itu untuk memberikan akses seluas-luasnya kepada tamu-tamu gaib untuk masuk dan makan malam bersama.
Kepercayaannya semakin kuat, ketika sang adik yang jadi tempat bersemayamnya arwah adik yang meninggal saat dialog dulu, mendapatkan warisan ilmu gaib putih lewat mimpi. Adiknya ini bisa menyembuhkan orang sakit, bicara dengan para arwah yang sudah mati, menolak bala…
Si embak memang terlahir dalam lingkungan masyarakat yang sangat akrab dengan dunia klenik/mistis. Banyak laki-laki di sana punya ‘ilmu’ termasuk yang bergelar haji, kecuali-tentu- yang dirahmati Allah ta’ala. Banyak pula permasalahan antar individu yang diselesaikan dengan ‘ilmu’ itu: saling santet dan yang berbau-bau begitu. Si embak juga cerita, keluarganya sering mendapat ‘kiriman’ santet sehingga usaha keluarganya hancur, atau saudaranya ada yang stress berat….(Fiuhhhh nggak kebayang kalau saya tinggal di lingkungan seperti itu. Sudah hancur mungkin aqidah tauhid saya…naudzubillah). Pantesan saya, dulu teman akhwat semasa kuliah yang ‘senegara’ dengan si embak pernah cerita suka mecahin bola lampu atau botol kaca, trus dikunyah-kunyah seperti makan krupuk..kres,kres, kres…kalo lagi bete! Tidak berdarah mulutnya, karena baca mantra dulu sebelum makan. Dia dapat ilmu itu dari bapaknya sendiri yang katanya punya ilmu putih. Ckckck….lhuarrr biasaaaa…..!
Nah, kembali ke kisah si embak yang bisa berdialog dengan arwah adiknya yang sudah meninggal…..bagaimana pendapat anda? Percayakah anda bahwa arwah orang mati bisa diajak bicara sama kita yang masih hidup ini????????
Saya,100% kok tidak percaya bahwa orang yang sudah mati bisa masuk ke tubuh orang yang masih hidup lalu bisa berbicara. Saya pun 100% yakin bahwa semua itu adalah sihir, perbuatan syaithon yang mengaku-ngaku sebagai adik si embak dan masuk ke tubuh saudaranya yang masih hidup, merubah wujudnya sebagai adik si embak yang duduk di bawah pohon bambu di kuburan. Syaithon telah berhasil menipu manusia yang lemah sandaran tauhidnya sehingga semakin jauh terseret kesyirikan, semakin dekat dengan Pak Kyai yang punya ilmu gaib, semakin tergantung Pak Kyai kepadanya, otomatis semakin besar jasanya “membantu” mengatasi berbagai persoalan kehidupan manusia…dan semakin pongahlah syaithon karena manusia begitu tergantung padanya, begitu rela menuruti semua kemauannya yang aneh-aneh dan semakin jauhnya ketergantungan manusia kepada Allah ta’ala.
Pak kyai yang meski bergelar kyai (yang mestinya ahli agama) menurut saya tak lebih dari seorang dukun yang mengabarkan hal-hal gaib dan prewangan yang menghubungkan dengan roh halus atau setan yang dianggap roh nenek moyang (maupun roh orang yang telah meninggal). Jelas-jelas yang dilakukannya adalah sebuah kemusyrikan (dosa besar). Sungguh merugi dunia dan akhirat orang-orang yang bergelimang kemusyrikan dan sihir.
Eman (sayang) ya…masih banyak dari masyarakat kita yang percaya betul sama dukun, menyerahkan segala masalahnya pada mereka…padahal kalau dipikir-pikir, dunia kita ini kan nyata….lha kok malah meminta diselesaikan oleh makhluk-makhluk yang tak nyata itu (kasat mata maksudnya)??? Tahu apa mereka tentang kita dan dunia kita ??? Tahunya kan cuma mengganggu kehidupan manusia saja…..
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki diantara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka rohaqo (ketakutan/kesombongan)” Q.S. al-Jin:6
Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah menafsirkan ayat ini seraya berkata,”Maksudnya, dahulu ada manusia yang berlindung kepada jin tatkala ketakutan dan merasa cemas dan menibadati mereka maka manusia menambah jin rohaqo, sombong dan takabur tatkala melihat manusia menibadahi mereka dan berlindun kepada mereka. Dan kemungkinan dhomir al waawu dalam kalimat farooduuhum kembali kepada jin, maksudnya jin menambah bagi manusia rasa cemas dan takut tatkala melihat manusia berlindung kepada mereka, agar jin menjadikan mereka untuk kembali berlindung kepadanya dan untuk selalu berada di atas apa yang mereka lakukan. Dan dahulunya seseorang apabila melewati suatu lembah yang menakutkan ia berkata : Aku berlindung kepada penghulu lembah ini dari (gangguan) orang-orang bodoh kaumnya.” (Taisir ak Kariim ar Rohman, saya menukilnya dari Majalah Al Furqon no. 100 th.2010)
Bukankah ada yang lebih Maha Mengetahui tentang diri kita? Iya, siapa lagi kalau bukan Dia Sang Pencipta alam semesta : ALLAH AZZA WA JALLA. Maka sudah selayaknyalah bila kita mengembalikan seluruh permasalahan hidup kita kepada Empunya Hidup itu sendiri, Insya Allah segala permasalahan selesai dengan baik.
“Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” Q.S. al Maidah :23
Allah ta’ala memerintahkan hambaNya untuk berlindung kepada-Nya:
“Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menuasai Subuh. Dari kejahatan makhluk-Nya.” Q.S. Al Falaq: 1-2
“Dan katakanlah: Ya Robbku aku berlindung kepada Engkau dari bisiskan-bisikan syaithan dan aku berlindun pula kepada Engkau ya Rabbku dari kedatangan mereka kepadaku.” Q.S. al Mukminun:97-98
Dalam hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda,
“Barang siapa yang mampir di suatu tempat lalu ia berdoa: Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang Maha Sempurna dari kejahatan makhluk-makhluk-Nya, maka tidak ada sesuatupun yang akan memadhorotkannya sampai ia pergi dari tempat itu.” (HR Muslim no 2708)


kalau ibu 100% tidak percaya dg hal ini
maka saya berani berkata, saya 1000% tidak percaya!
semua itu hanya tipu muslihat syaithon
dan orang (bodoh) yg dalam cerita ini disebut kyai tidak lain adalah hamba syaithon
habis umumnya persen kan sampe 100 aja…
betul..betul.. 100% TDK PERCAYA…
rasanya dengan ending yang sudah disajikan dalam tulisan ini, bagi setiap yang beriman harus bersatu dalam panji tidak percaya terhadap topik yang diangkat di tulisan ini
nice post ;)
yuuuuppp… sunflo juga kagak percaya… arwah org mati ya udah sibuk ma pertanggungjawaban dengan Rabbnya… kagak bisa jalan2 lagi di dunia… :-P wallaahu a’lam
klo saia sih gg prcya,soalnya orang yg udh mnggl itu kn arwh nya g bkl bsa kmn mn lg,soal nya stau saia orang yg udh mnggl itu udh pts hbgn sm ursn dnia,krn dya jg kn pny ursn sndri di akhrat(wallahu alam)jd saia g prcya klo da orng yg bs ngbrl sm arwah orng yg udh mnggl,,krna itu cm syaiton yg mrbh wjd dr nya sbgai arwah org tsbt…..
smga aja iman kita kuat dlm mghdpi hal yg sprti itu…..
ya, masalahnya masih banyak masyarakat awam yang percaya dengan hal-hal seperti itu, apalagi mereka akrab dengan dunia klenik plus kurang ilmu agama. Tugas kita yang mengerti untuk memahamkannya. Btw terimakasih sudah mampir ke sini.
Yup aku ngikut aja. Iman kita diberi kekuatan sama ALLAH Dari gangguan mahluk jail.
Aku sih percaya 100% dgn kisah diatas, krn aku juga pernah ngalamin sendiri.
wah………1000% ga percaya ga akan mungkin kaya
gitu.orang itu ada yang taat ada yang ga………………
bagus banget nih ceritanya tapi orangnya musyrik
Sebelumnya mohon maaf,kalau sekiranya ada yang kurang berkenan,kalau saya sangat percaya karena hal tersebut karena saya mengalami sendiri,temen dekat saya yang sudah meninggal pun bisa tellpon,hal ini pun sudah kami konsultasikan ke seorang kyai di kota lamongan yang sudah tidak di ragukan lagi dan beliau masih keturunan dari sunan dan cukup di hormati di kalangan kyai di Jatim yang mempunyai beberapa pondok pesantren,kejadian saya ini bukan hanya saya yang mengalami bahkan teman”dekat saya pun turut di telpon,kalau sekiranya kurang percaya hal tersebut kami ada saksi lebih dari 5 orang.Pada prinsipnya manusia setelah mati ada yang harus di jalani mempertanggung jawabkan apa yang di lakukan di dunia.
salam
Saya yakin itu adalah syaithon yg menyerupai teman anda
Assalamu’alaikum,,,
salam kenal,
Bagaimana dng ayat berikut, insyaallah kurang lebih artinya :
“Kalau sekiranya Kami turunkan malaikat kpd mereka, dan ORG2 YG TLH MATI BERBICARA dng mereka dan Kami kumpulkan (pula) sgl sesuatu ke hadapan mereka niscaya mereka tidak (juga) beriman, kecuali jika Allah menghendaki, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui”.
wa’alaikum salam. Salam kenal juga.
Ayat ini berkaitan dengan keadaan orang yang meninggal di dalam kuburnya. Ketika para pengantar mayyit pergi, maka malaikat datang kepada si mayyit di dalam kubur dan bertanya tentang amal2nya ketika hidup di dunia. Jadi konteknya adalah kominikasi antara mayyit dan malaikat dalam kubur, bukan antara si mayyit dengan manusia yg masih hidup. Wallahu a’alam
makanya kamu mbak banyak2 taubat dan mengajilah sebelum ditipu syaiton atau berguru biar kagak bodoh….bener tuh kata abu gholib.